Obesitas Musuh Anak Semenjak dalam Kandungan

Kenaikan ini terjadi akibat adanya imbas pola hidup serta pola makan di dalam keluarga. Sebuah hasil studi yang diluncurkan Tubuh Pusat Statistik (BPS) terkait dengan pengeluaran belanja rumah tangga pada tahun 2015, sebesar 26,7 % warga Indonesia meluncurkan uang untuk makanan serta minuman jadi.

Angka ini lebih besar apabila dibanding dengan pengeluaran untuk membeli banyak bahan makanan yang tercatat 23,5 %.

Ironisnya, Riskesdas pada tahun 2007 terkait pada prevalensi gemuk terhadap balita miskin serta kaya menyebutkan kondisi anak gemuk bukanlah lagi terjadi pada status ekonomi yang tinggi. “Persoalan gemuk ini cukup tipis perbedaannya diantara yang miskin sama yang tak miskin. Padahal sering kami bilang yang miskin dia kurus, dan yang kaya gemuk, namun disini nggak seperti itu,” jelas Doddy pada Liputan6.

Doddy menyatakan kebiasaan membeli makanan serta minuman jadi ketika ini telah menjadi pola asuh orang tua pada anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *